RPP Sejarah Indonesia SMA /MA Kelas XII Kurikulum 2013 Revisi Terbaru

Perencanaan pembelajaran adalah tahap pertama dalam pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

RPP merupakan rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci mengacu pada: 
  1. Silabus,
  2. Kompetensi Dasar,
  3. Buku teks pelajaran, dan buku panduan guru.
  4. Ciri khas pembelajaran abad 21, yang meliputi:
    • Penguatan Pendidikan Karakter (PPK meliputi penguatan karakter moderasi beragama atau keseimbangan dalam beragama atau Islam Wasathiyah, religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas)
    • Literasi (literasi dasar atau keluasan wawasan bacaan dan budaya, literasi media atau keluasan wawasan dalam penggunaan media, literasi perpustakaan, literasi teknologi dan literasi visual) 
    • Merangsang tumbuhnya 4C (Critical thinking atau merangsang tumbuhnya kemampuan siswa berfikir kritis, Collaborative atau merangsang tumbuhnya kemampuan siswa untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, Creativity atau merangsang tumbuhnya kemampuan siswa berfikir kreatif inovatif atau munculnya ide-ide baru orisinil, dan Communicative atau merangsang tumbuhnya kemampuan siswa untuk mengomunikan pikiran dan ide-ide yang dimilikinya) 
    • High Order Thinking Skill (HOTS) atau keterampilan mengaitkan komonen-komponen berfikir tingkat tinggi atau mengaitkan antara pengetahuan dengan kompleksitas realitas kehidupan sekitarnya.
RPP mencakup: 
  1. identitas sekolah/madrasah, mata pelajaran, dan kelas/semester; 
  2. alokasi waktu; 
  3. KI, KD, indikator pencapaian kompetensi; 
  4. materi pembelajaran; 
  5. kegiatan pembelajaran; 
  6. penilaian; dan
  7. media/alat, bahan, dan sumber belajar. 
Prinsip Penyusunan RPP

  1. Setiap RPP harus secara utuh memuat Kompetensi Dasar sikap spiritual (KD dari KI-1), sosial (KD dari KI-2), pengetahuan (KD dari KI3), dan keterampilan (KD dari KI-4); 
  2. Satu RPP dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau Iebih;
  3. Penyusunan RPP sederhana, maksudnya adalah penyusunan RPP menghindari uraian atau paparan berlebihan yang justru mengaburkan gambaran realisasi pembelajaran yang akan dilaksanakan; 
  4. Penyusunan RPP menjamin tumbuhnya kreativitas guru dan peserta didik, artinya penyusunan RPP cukup memuat pokok-pokok yang diperlukan dalam pembelajaran yang memungkinkan guru mengembangkan kreativitas dalam merangsang tumbuhnya kreativitas peserta didik dalam pembelajaran. Sebaliknya penyusunan RPP bukan teks pembelajaran yang menjadikan guru terlalu terkungkung mengikuti Iangkah demi Iangkah yang menjenuhkan peserta didik melakukan pembelajaran;
  5. Penyusunan RPP memperhatikan perbedaan individu peserta didik atau keberagaman kondisi belajar setiap peserta didik. RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau Iingkungan peserta didik; 
  6. Penyusunan RPP berpusat pada peserta didik atau cenderung memuat pokok-pokok aktivitas peserta didik yang diharapkan dapat berjalan dalam pembelajaran. Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar yang ada pada peserta didik dengan menggunakan pendekatan saintifik meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan;
  7. Berbasis konteks atau situasi dan Iingkungan sekitar peserta didik. Proses pembelajaran yang menjadikan Iingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar; 
  8. Berorientasi kekinian atau perkembangan kehidupan yang terbaru.Pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan nilai-nilai kehidupan masa kini; 
  9. Mengembangkan kemandirian belajar peserta didik.
  10. Memberikan umpan batik dan tindak lanjut pembelajaran;
  11. RPP memuat rancangan pokok-pokok program pemberian umpan batik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi atau perbaikan belajar;
  12. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antar kompetensi dan/atau antar muatan. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI, KD, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar;
  13. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi;
  14. Model RPP dapat berbentuk bagan, uraian, atau bentuk lain yang sederhana namun cukup menggambarkan skenario dan muatan pokok pembelajaran yang akan dijalankan peserta didik. Dalam hal ini yang menjadi prinsip atau kunci utama adalah kelengkapan komponennya atau telah memuat semua komponen yang diperlukan dalam penyusunan RPP dan bukan memuat semua jabaran uraian isi setiap komponennya;
  15. Guru diperbolehkan mengembangkan RPP, namun tidak diperbolehkan mengurangi keberadaan komponen yang sudah ditentukan.
  16. Model RPP bersifat praktis, artinya RPP hendaknya mudah dibaca dan mudah dipraktikan dalam pembelajaran

Materi Pokok Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas XII Tahun 2018

Bab I  Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa
A. Berbagai Pergolakan di Dalam Negeri (1948-1965)
1. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Ideologi
2. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Kepentingan
3. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Sistem Pemerintahan
B. Dari Konflik Menuju Konsensus Suatu Pembelajaran
1. Kesadaran Terhadap Pentingnya Integrasi Bangsa
2. Teladan Para Tokoh Persatuan
3. Mewujudkan Integrasi Melalui Seni dan Sastra
4. Perempuan Pejuang

Bab II  Sistem dan Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)
A. Perkembangan Politik Masa Demokrasi Liberal
1. Sistem Pemerintahan
2. Sistem Kepartaian
3. Pemilihan Umum 1955
B. Mencari Sistem Ekonomi Nasional
1. Pemikiran Ekonomi Nasional 
2. Sistem Ekonomi Liberal

Bab III  Sistem dan Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
A. Dinamika Politik Masa Demokrasi Terpimpin
1. Menuju Demokrasi Terpimpin
2. Peta Kekuatan Politik Nasional
3. Pembebasan Irian Barat
4. Konfrontasi Terhadap Malaysia
B. Perkembangan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin

Bab IV  Sistem dan Struktur Politik-Ekonomi Indonesia Masa Orde Baru (1966-1998)
A. Masa Transisi 1966-1967
1. Aksi-aksi Tritura
2. Surat Perintah Sebelas Maret
3. Dualisme Kepemimpinan Nasional
B.  Stabilisasi Politik dan Rehabilitasi Ekonomi
1. Stabilisasi Politik dan Keamanan sebagai Dasar Pembangunan
2. Stabilisasi Penyeragaman
3. Penerapan Dwi Fungsi ABRI
4. Rehabilitasi Ekonomi Orde Baru
5. Kebijakan Pembangunan Orde Baru
C. Integrasi Timor-Timur
D. Dampak Kebijakan Politik dan Ekonomi Masa Orde Baru

Bab V  Sistem dan Struktur Politik-Ekonomi Indonesia Masa Reformasi (1998-sekarang)
A. Masa Akhir Orde Baru 
1. Krisis Moneter, Politik, Hukum, dan Kepercayaan
2. Tuntutan dan Agenda Reformasi
B. Perkembangan Politik dan Ekonomi
1. Masa Pemerintahan Presiden B.J. Habibie
2. Masa Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid
3. Masa Pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri
4. Masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
C. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia
1. Nurtanio: Industri Dirgantara Nasional
2. Teknologi Komunikasi dan Transportasi
3. Revolusi Hijau
4. Dampak Perkembangan Teknologi

Bab VI  Indonesia Dalam Panggung Dunia
A. Landasan Ideal dan Konstitusional Politik Luar Negeri Bebas Aktif
B. Politik Luar Negeri Bebas Aktif dan Pelaksanaannya
1. Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif
2. Politik Luar Negeri Indonesia Masa Demokrasi Parlementer 1950-1959
3. Politik Luar Negeri Indonesia Masa Soekarno  (Demokrasi Terpimpin)
4. Politik Luar Negeri Indonesia Pada Masa Orde Baru
5. Politik Luar Negeri Indonesia Era Reformasi
C. Peran Indonesia Dalam Upaya Menciptakan Perdamaian  Dunia
1. Pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955
2. Gerakan Non-Blok
3. Misi Pemeliharaan Perdamaian Garuda
4. Pembentukan ASEAN
5. Organisasi Konferensi Islam
6. Deklarasi Djuanda
7. Jakarta Informal Meeting (JIM) I dan II
Untuk download klik disini

Download juga:
Buku Sejarah Indonesia Kelas 12 tahun 2018 Buku Pegangan Guru)
Buku Sejarah Indonesia Kelas 12 tahun 2018 Buku Pegangan Siswa)