Silabus Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, & 6 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru - RPP Kurikulum 2013 Revisi 2019

Buku Mapel, RPP, Buku Kerja Guru, Perangkat Akreditasi, Silabus, PERMENDIKBUD, Buku Kerja Kepala Sekolah, Tematik, KKM, SKL, KI-KD, Juknis TK, PAUD, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK

Silabus Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, & 6 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru

Seperti yang kita ketahui bahwa Seni Budaya merupakan faktor penting penting dalam perkembangan dan kebutuhan siswa ini tentu saja dikarenakan keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatannya. Dimana pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya dilakukan dengan memberikan pengalaman estetik yang mencakup konsepsi, apresiasi, kreasi. Diman ketiga hal tersebut dilaksanakan untuk pencapaian Kompetensi Inti yang ada pada kurikulum 2013.

Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya tentunya harus memperhatikan kebutuhan daerah dan kebutuhan peserta didik, tentunya mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya dapat menjadi filter masuknya kebudayaan asing. Sehingga diharapkan siswa memiliki kearifan terhadap budaya lokal atau budaya masyarakat setempatnya.
Harus diketahui bahwa mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya memiliki sifat multi-lingual, multi-dimensional, dan multikultural. Dimana Multilingual memiliki arti yaitu pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dilakukan dengan berbagai cara seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, dan berbagai perpaduannya.
  1. Multidimensional memiliki arti yaitu pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. 
  2. Dan tentunya sifat multikultural mengandung arti pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam seni budaya. Hal ini tentu saja merupakan wujud dari pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk. 
  3. Di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya ini bersifat rekreatif tentunya memberi pengalaman estetik dengan melalui eksperimentasi, keberanian mengutarakan pendapat serta dapat dilaksanakan secara terpadu maupun single subject (mata pelajaran tunggal). Terpadu dalam bentuk mencipta karya seni yang dikaitkan dengan pengetahuan lain dan rasionalisasi penciptaannya, di dalamnya memuat sikap (perilaku, apresiatif, toleransi dan bertanggungjawab penuh), keterampilan (bersifat pragmatis, aplicable [dapat diterapkan] dan teknologis-sistemis), pengetahuan (kemampuan merekronstruksi dan mengungkapkan kembali ide dan gagasan secara sistematis). 
Dan harus diketahui pula bahwa silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya untuk Sekolah Dasar dan Madrasah (SD) Madrasah Ibtidaiyah (MI) disusun berdasarkan format dan penyajian/penulisan yang sederhana tentu saja ini mempermudah guru untuk memahaminya dan melaksanakannya. 

Dimana penyederhanaan format tersebut bertujuan agar penyajiannya lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. 

Penyusunan silabus silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya untuk Sekolah Dasar dan Madrasah (SD) Madrasah Ibtidaiyah (MI) dilaksanakan dengan prinsip keselarasan yaitu antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik (learnable); terukur pencapainnya (measurable); dan bermakna untuk dipelajari (worth to learn) ini tentunya sebagai bekal dasar untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan peserta didik. 

Silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini tentunya bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan untuk guru agar mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keungulan-keunggulan lokal. dimana Komponen silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya diantaranya mencakup kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. 

Dimana uraian pembelajaran yang ada didalam dalam silabus tersebut merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas. Dimana pembelajaran tersebut diyakini sebagai alternatif dan inspiratif sehingga seorang guru bisa mengembangkan berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. 

Dalam melaksanakan silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya guru diminta untuk kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan peserta didik

Tag : Silabus
Back To Top