Silabus Seni Budaya Kelas 7, 8 & 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2017/2018 - RPP Kurikulum 2013 Revisi 2019

Buku Mapel, RPP, Buku Kerja Guru, Perangkat Akreditasi, Silabus, PERMENDIKBUD, Buku Kerja Kepala Sekolah, Tematik, KKM, SKL, KI-KD, Juknis TK, PAUD, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK

Silabus Seni Budaya Kelas 7, 8 & 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2017/2018

Pembelajaran Seni Budaya merupakan bagian dasar terpenting dalam perkembangan dan kebutuhan peserta didik, ini tentu saja karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatannya. Pembelajaran Seni Budaya dilakukan dengan memberikan pengalaman estetik yang mencakup konsepsi, apresiasi, kreasi dan koneksi. Keempat hal tersebut selaras dengan Kompetensi Inti yang ada pada Kurikulum 2013. Mata pelajaran Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural. 

Di sekolah menengah baik SMP maupun SMA Mata pelajaran Seni Budaya memiliki ciri kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing diantaranya yaitu bidang seni rupa, musik, tari, dan teater.

Dalam seni budaya, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut, sehingga setiap sekolah berkewajiban untuk melaksanakan ataupun menjalankan minimal dua (2) aspek seni yang dapat disesuaikan dengan minat peserta didik , dan tentunya kondisi sekolah dan budaya masyarakatnya. 

Kata kunci dalam Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Seni Budaya yaitu menekankan pada kreativitas, di mana pembelajaran berbasis intelegensia tidak akan memberikan hasil siginifikan, tetapi hanya terjadi peningkatan 50% dibandingkan yang berbasis kreativitas. 

Untuk itu 2 per 3 dari kemampuan kreativitas dari seseorang diraih melalui pendidikan, dan tentunya sepertiga sisanya berasal dari genetik, dan kebalikannya berlaku untuk kemampuan inteligensia. Maka atas dasar tersebut kreativitas merupakan aspek penting dalam kurikulum dan pengembangan pembelajaran. Maka untuk itu sangat d perlukan sekali pengembangan materi ajar berdasarkan atas silabus yang tentunya menekankan pada kreativitas.

Adapun Ruang Lingkup materi Mata pelajaran Seni Budaya diantaranya meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Seni rupa, diantaranya mencakup kemampuan konsepsi, apresiasi dan berkreasi karya seni rupa dua dan tiga dimensi
  2. Seni musik, diantaranya mencakup kemampuan untuk konsepsi, apresiasi dan berkreasi karya seni vokal dan instrumen
  3. Seni tari, diantaranya mencakup kemampuan untuk konsepsi, apresiasi dan berkreasi karya seni tari tradisi dan kreasi
  4. Seni teater, diantaranya mencakup kemampuan untuk konsepsi, apresiasi dan berkreasi karya seni peran
Dari ke empat (4) aspek mata pelajaran Seni Budaya yang tersedia, maka setap sekolah wajib untuk melaksanakan minimal dua (2) aspek seni yang bisa disesuaikan dengan minat peserta didik, dan tentunya kondisi sekolah (ketersediaan guru serta sarana dan prasarana) dan budaya masyarakatnya. 

Guru pengampu mata pelajaran seni budaya adalah guru profesional sesuai latar belakang pendidikan seninya. Dimana teknis pelaksanaan diserahkan kepada satuan pendidikan masingmasing.

Strategi dalam pembelajaran Seni Budaya salah satunya menggunakan adalah pendekatan saintifik yang meliputi aktivitas diantaranya sebagai berikut:
  1. mengamati, (melihat, membaca, mendengar, dan menyimak), 
  2. menanya dengan mengajukan pertanyaan dari yang bersifat faktual sampai ke yang bersifat hipotesis, 
  3. mengumpulkan informasi melalui pengumpulan data, penentuan data dan sumber data,
  4. menalar/mengasosiasi dengan menganalisis dan menyimpulkan, 
  5. mengomunikasikan konsep baik secara lisan dan tulisan.

Dan tentunya pembelajaran seni budaya harus menekankan pada aktivitas berkarya seni baik di sekolah maupun di luar sekolah misalnya seperti di sanggar, studio atau tempat lain.

Dalam Pembelajaran Seni Budaya materi yang disuguhkan harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan kebutuhan peserta didik.

Seperti teman ketahui bahwa Silabus adalah acuan bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran, dimana ini bertujuan agar peserta didik mampu memiliki pengetahuan apresiasi dan kreasi melalui berkarya seni rupa, musik, tari dan teater.


Bukan hanya itu saja silabus tentunya harus memperhatikan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum, yang mudah diajarkan oleh guru, mudah dipahami ataupun dipelajari oleh siswa, terukur pencapainnya dan tentunya bermakna untuk dipelajari.



Silabus Seni Budaya untuk Jenjang SMP/MTs Kelas 7, 8, dan 9 revisi 2017 ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keungulan-keunggulan local.

Dimana Uraian pembelajaran yang ada dalam Silabus Seni Budaya untuk Jenjang SMP/MTs Kelas 7, 8, dan 9 revisi 2017 merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas. Dan tentunya pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga Pengajar dapat mengembangkan dengan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran. 

Dalam menjalankan ataupun melaksanakan silabus ini Pengajar diharapkan tampil lebih kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan Peserta didik.
Tag : Silabus
Back To Top