Format RPP SMA Kurikulum 2013 Revisi 2017 - Perangkat Pembelajaran Kompetensi Abad 21

Buku Mapel, RPP, Buku Kerja Guru, Perangkat Akreditasi, Silabus, PERMENDIKBUD, Buku Kerja Kepala Sekolah, Tematik, KKM, SKL, KI-KD, Juknis TK, PAUD, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK

Format RPP SMA Kurikulum 2013 Revisi 2017

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah                :  SMAN 5 Bintan Utara
Kelas/Semester             :  X / 1
Mata Pelajaran               :  Matematika- (Wajib)
Materi Pokok                 : Fungsi
Alokasi Waktu               : 4 x 45 menit

A.        KompetensiInti, Kompetensi Dasar,  dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Inti
Sikap (K-1 dan KI-2)
Kompetensi Sikap Spiritual yang ditumbuhkembangkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik, yaitu berkaitan dengan kemampuan menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan pada Kompetensi Sikap Sosial berkaitan dengan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, responsive (kritis), pro-aktif  (kreatif) dan percaya diri, serta dapat berkomunikasi dengan baik.
Pengetahuan (KI-3)
Keterampilan (KI-4)
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar
Pengetahuan
Keterampilan
3.3
Menyusun sistem persamaan linear tiga variabel dari masalah kontekstual

4.3
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variable
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.3.1
Menjelaskan
sistem persamaan linear tiga variable (SPLTV).
4.3.1
Merancang model matematika dari masalahan kontekstual yang yang berkaitan dengan SPLTV.

3.3.2
Menentukan himpunan penyelesaian SPLTV dengan metode eliminasi dan/ atau substitusi.
3.3.3
Mengubah masalah kontekstual kedalam bentuk matematika
3.3.4
Menyusun sistem persamaan linear tiga variable dari masalah kontekstual.

4.3.2
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variable.
B.       Tujuan Pembelajaran
Melalui pembelajaran kooperatif learning, peserta didik dapat menyusun SPLTV dan menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan SPLTV, memiliki sikap responsif (berpikir kritis) dan proaktif (kreatif), serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik.

C.        Materi Pembelajaran
Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

D.       Model/Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran: Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)

E.        Media/Alat
Media/alat : LCD / Kertas dan penggaris

F.        Sumber Belajar
a.         Buku teks guru matematika Kelas X, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Edisi Revisi 2015
b.         Buku teks siswa matematika Kelas XII, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Edisi Revisi 2015
c.          Referensi Lain; internet, lingkungan.

G.       Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Keterangan
1.    Berdo’a.
2.    Mengecek kehadiran siswa.
3.    Memberi motivasi belajar kepada peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi sistem persamaan linear tiga variabel dalam kehidupan sehari-hari.
4.    Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, misalnya, metode-metode yang digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan dua variabel.
5.    Meminta siswa untuk membentuk kelompok, dengan banyak anggota kelompok 5-6 orang.

Kegiatan Inti (60 menit)

6.   Masing-masing kelompok diminta untuk menggambarkan segitiga, persegi dan persegi panjang pada selembar kertas dengan ukuran panjang sisi alas segitiga 4 cm dan tingginya 3 cm, persegi dengan ukuran 3 cm dan persegi panjang dengan ukuran 2 cm dan5 cm.

7.    Siswa diminta menghitung jumlah luas segitiga, persegi dan persegi panjang yang telah digambar dan memberi nama masing-masing dengan a, b dan c serta menghitung luas kertas yang digunakan.

8.    Siswa diminta untuk menjelaskan hubungan antara hasil gambar bangun yang diperoleh dengan luas kertas. Jawaban siswa perkelompok dituliskan oleh siswa dipapan tulis.

9.     Guru menjelaskan tentang keterkaitan antara jawaban siswa dengan  system persamaan linear tiga variable, serta Melalui diskusi dan tanya jawab dibahas tentang system persamaan linier tiga variable.

Misalnya jawaban 3 kelompok siswa sebagai berikut ;
10a + 12b + 20c = 302
18a + 12b + 10c = 200
24a + 18b + 10c = 240

10.Agar siswa tidak bingung kenapa jawaban berbeda-beda maka guru memberikan alasan dan juga memberikan sebuah contoh dengan menentukan nilai dari a = 3, b = 8 dan c = 7 serta membuat tiga buah persamaan, siswa diminta menentukan nilai dari persamaan tersebut .
Soal contoh :
a + b + c   = …
a – b + 2c = …
a – b – c    = …

11.      Dari system persamaan linier yang telah terbentuk siswa diminta untuk mendiskusikan cara menghitung kembali bahwa nilai a = 3, b = 8 dan c = 7 adalah benar
Sistem persamaan linier yang terbentuk :
a + b + c   = 18
a – b + 2c = 9
a – b – c    = - 12

12.      Melalui diskusi dan tanya jawab dibahas tentang menentukan himpunan penyelesaiannya dengan menggunakan metode gabungan antara eliminasi dan substitusi.
Soal : Tentukan himpunan penyelesaian dari SPLTV berikut.
2x + y + z = 7
x  + 2y + z = 6
2x – 2y – z = 0

13.      Siswa diberikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan system persamaan linier tiga variable untuk didiskusikan.
Pak Panjaitan memiliki dua hektar sawah yang ditanami padi dan sudahsaatnya diberi pupuk. Ada tiga (3) jenis pupuk yang harus disediakan, yaitu Urea, SS, TSP. Ketiga jenis pupuk inilah yang harus digunakan para petani agar hasil panen padi maksimal. Harga tiap-tiap karung pupuk berturutturutadalah Rp75.000,00; Rp120.000,00; dan Rp150.000,00.
Pak Panjaitan membutuhkan sebanyak 40 karung untuk sawah yang ditanami padi. Pemakaian pupuk Urea 2 kali banyaknya dari pupuk SS. Sementara dana yang disediakan Pak Panjaitan untuk membeli pupuk adalah Rp4.020.000,00.
a.        Ubahlah masalah kontekstual diatas kedalam matematika.
b.       Rancanglah model matematika dari permasalahan tersebut.
c.        Berapa karung untuk setiap jenis pupuk yang harus dibeli Pak Panjaitan?

14.      Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh dari pekerjaannya.

15.      Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang terbaik) diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan.

16.      Mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok








Kegiatan Penutup (15 menit)

17.      Dengan tanya jawab, guru mengarahkan peserta didik pada kesimpulan system persamaan linier tiga variable.
18.      Penugasan/ PR.
19.      Informasi materi yang akan dipelajari pertemuan berikutnya.
20.      Dengan ucapan Hamdallah pembelajaran telah berakhir.



H.       Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1.    Teknik penilaian melalui observasi, tulisan, dan penugasan 
2.    Instrumen penilaian (terlampir)
3.    Pembelajaran Remedial akan dilaksanakan apabila nilai peserta didik tidak memenuhi KKM yang ada dan bisa dilaksanakan pada saat KBM berlangsung atau bisa juga diluar jam pelajaran tergantung jumlah siswa.
4.    Peserta didik yang telah mencapai diatas KKM, diberikan pengayaan dengan langkah sebagai berikut;
a.       Peserta didik yang mencapai nilai KKM sampai dengan 90, akan diberikan pengayaan sesuai dengan permasalahan untuk mencapai nilai KD (100).

b.      Peserta didik yang telah mencapai nilai 90-100, akan diberikan pengayaan dengan permasalahan terkait penggunaan konsep jarak dalam materi Matematika yang lainnya, atau mata pelajaran lain yang relevan, misalnya mata pelajaran Fisika, atau penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.



Mengetahui                                                                      Bintan, Maret 2017.
Kepala Sekolah                                                                 Guru Matematika





.........................................                                                    ..................................
NIP.  .........................................                                           NIP. .................






Tag : RPP
Back To Top